Postingan

Al-Kulliyatul al-Khamsah

Gambar
  1.      Pengertian al-Kulliyatul al-Khamsah Kata al-kulliyatul al-khamsah, terdiri dari dua kata yaitu al-kulliyatu dan al-khamsah. Al-kulliyatu artinya prinsip dasar, sedangkan al-khamsah berarti lima, jadi al-kulliyatu al-khamsah berarti lima prinsip dasar hukum Islam. Dalam istilah ushul fiqih, kata al-kulliyatu al-khamsah sering disebut dengan maqashid al-khamsah (lima tujuan) dan al-dharuriyyat al-khamsah (lima kepentingan yang vital). Maka dapat disimpulkan bahwa al-kulliyatu alkhamsah berarti lima prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan (al-maslahat), dan apabila hal ini tidak ada maka akan muncul kerusakan (mafsadat). Lima prinsip dasar hukum Islam yaitu menjaga agama (hifzhu al-din), menjaga jiwa (hifzhu al-nafs), menjaga akal (hifzhu al-‘Aql), menjaga keturunan (hifzhu al-nasl), dan menjaga harta (hifzhu al-mal). 2.      Urutan al-Kulliyatu al-Khamsah Urutan dan stratifikasi al-kulliyatu al-khamsah m...

Wali Songo

Gambar
    Awal Mula Penyebaran Islam di Indonesia Sumber sejarah dari Dinasti Tang pada tahun 674 Masehi memberikan petunjuk bahwa memang pada masa-masa awal pertumbuhan Islam, saudagar-saudagar muslim dari Arab sudah memasuki wilayah Nusantara. Dorongan kuat bagi saudagar-saudagar Arab pada masa-masa awal Islam untuk menyebarkan Islam sampai ke wilayah Nusantara tersebut didorong oleh hadis Rasulullah Saw. yang berbunyi:     Karena kedatangan saudagar-saudagar muslim sejak tahun 674 M tersebut, ternyata belum diikuti dengan penyebaran Islam secara massif di kalangan penduduk pribumi, hingga munculnya para penyebar Islam di tanah Jawa yang dikenal dengan sebutan Wali Songo. Dalam mengembangkan ajaran Islam di bumi Nusantara para wali memulai dengan beberapa langkah strategis yaitu: 1)     Tadrij (bertahap) 2)     ‘Adamul Haraj (tidak menyakiti) 3)     Dakwah Islam Periode Pra Wali Songo Awal mulanya ada dua teori yang menyebutka...

Syu'abul iman

Gambar
 Makna syu’abul iman merupakan salah satu pembahasan dalam Islam terkait kepercayaan atau keimanan yang perlu diamalkan tiap umat muslim. Macam-macam syu’abul iman ini dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengenal apa makna dari syu’abul iman dan macam-macamnya, umat Islam dapat memperluas wawasan tentang agama Islam yang penting untuk diketahui. Pembahasan Makna Syu'abul Iman Mengutip buku berjudul Bekal Bankir Syariah, Daeng Naja (2019: 6), makna syu’abul iman adalah cabang-cabang iman. Pembahasan mengenai cabang iman disebutkan dalam suatu hadis yang disabdakan Rasulullah Saw. yaitu, عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ، أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ Artinya: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , ia berkata, “Rasûlullâh Shalla...